Foto: Dok. Media Istiqlal

Khutbah Jumat: Meneladani Rasulullah SAW Dalam Segala Aspek Kehidupan

Admin 03 Oct 2023 Warta Istiqlal

Oleh : Ir. Nabiel Al-Musawa, M.Si
(Ulama, Akademisi & Pimpinan Majelis Rasulullah)

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Sidang Jum'at yang berbahagia. Khatib berpesan agar kita semua menjaga taqwa kita kepada Allah subhanahu wata'ala, sebab mereka yang berbahagia di dunia dan di akhirat hanyalah mereka yang bertaqwa. Dalam al-Qur'an surah Al-Ahzab ayat ke-21 yang tadi khatib bacakan, Allah subhanahu wata'ala memerintahkan kita agar mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam jika kita ingin mencari teladan terbaik demi mencapai ketakwaan kepada Allah subhanahu wata'ala.

Lalu apa saja akhlaq dan perilaku Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut, sehingga beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dipuji dan dijadikan referensi tertinggi oleh Allah subhanahu wata'ala dalam ayat diatas?

Sidang Jum'at yang dimuliakan Allah subhanahu wata'ala. Dalam khutbah yang singkat ini saya alan mengutip 5 (lima) akhlaq luar biasa dari Sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang bisa kita ikuti agar kita bisa menjadi ummat teladan (khairu ummat) dan ummat yang adil dan pertengahan (wasatha), yaitu diantaranya sebagai berikut :

1. Kesabaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam

Hampir semua ujian yang pernah dialami ummatnya, pernah dialami oleh Sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Sejak dalam kandungan beliau Yatim (3 bulan dalam kandungan), lalu lahir dirawat oleh ibu susunya Halimah/ Tsuwaibah, setelah 5 tahun pulang ke ibu kandungnya, lanjut wafat ibunya (usia beliau 6 tahun), dirawat oleh kakeknya wafat pula kakeknya (usia beliau 8 tahun), lalu ikut dengan pamannya, dan disaat sedang sangat membutuhkan paman dan istrinya, wafat paman dan istrinya, tidak sampai disitu, wafat pula anakanak laki-lakinya.

2. Kasih Sayang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dikenal paling penyayang, lebih dari kasih sayang ibu kepada anaknya, dalam satu kesempatan beliau melihat ibu sedang menggendong bayinya. Pembantu beliau Sayyidina Anas radhiallahu anhu bahkan selama 20 tahun tak pernah dimarahi (HR. Muslim dari Anas radhiallahu anhu). Pernah juga beliau semalaman mengulangngulang (QS. al-Maidah ayat 118) sambil tahajjud dan menangis. Beliau pun pernah diberikan doa yang tidak ditolak, malah beliau simpan buat ummatnya di Hari Kiamat nanti.

3. Penyantun dan Rendah Hatinya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam

Beliau pernah berboncengan dengan Sayyidina Mu'adz radhiallahu anhu (HR. Bukhari). Posisi duduk beliau saat Fathu Makkah. Kisah masuk Islam nya Sayyidina Adi bin Hatim radhiallahu anhu.

Bukan hanya itu, beliau juga saat berjumpa selalu salam duluan, mengulurkan tangan duluan, dan terakhir melepas (HR. Abu Nu'aim dalam Dala'ilun Nubuwwah dari Anas radhiallahu anhu); Beliau juga tidak pernah menoleh (dari Amr bin Ash radhiallahu anhu); wajahnya pun lebih banyak melihat ke bawah.

4. Dzikirnya 

Istighfarnya setiap hari sebanyak 70 - 100 kali (HR. Muslim). Al-Qur'annya: Minta Ibnu Mas'ud radhiallahu anhu yang tilawah (HR Bukhari). Tadabburnya : Beruban karena surah Hud dkk (HR Tirmidzi, shahih).

5. Shalatnya

Suara tangisnya mendesis saat shalat berjama'ah;

يُصَلِّي بِنَا وَفِي صَدْرِهِ أَزِيْزٌ كَأَزِيْزِِ الْمِرْجَلِ مِنََ الْبُكَاءِ

Tahajjudnya : (HR. Muslim dari Hudzaifah radhiallahu anhu). Aisyah radhiallahu anha di malam hari :

أفلا أكون عبدا شكورا

Hal inipun menular ke sahabat Abubakar, Umar, Utsman dan Ali radhiallahu anhuma.

Demikian beberapa sifat yang luar biasa yang perlu kita teladani dlm kehidupan kita.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah. Sungguh tiadalah seorang yang makin mengenal sifat-sifat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pasti akan makin mencintainya, semoga pemaparan yang singkat ini bermanfaat buat kita semua.

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.