Foto: Dok. Media Istiqlal

Kemenag RI Gelar Bedah Video Dokumenter Tema Multikulturalisme

Admin 08 Apr 2022 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melangsungkan Bedah Video Dokumenter Bertema Multikulturalisme dalam rangka memperkaya narasi Moderasi Beragama. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (7/4). Dalam kegiatan ini Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menjadi salah satu pembicara.

"Video yang disaksikan sangat luar biasa, dan ini menjadi gambaran kecil dari keindahan negara kita, Republik Indonesia," ujar Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya di acara Bedah Video Dokumenter Bertema Multikulturalisme, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (7/4).

Kementerian Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan sambutan dan apresiasinya terkait Video Dokumenter bertema Multikulturalisme karya Kemenag RI berkolaborasi dengan Alif.id, di Jakarta, Kamis (7/4).

"Arahan saya, silakan dibuat lebih banyak video dokumenter seperti ini, video ini kalau dibuat lebih banyak dan masif seperti apa yang ada di masyarakat, maka ini akan lebih menginspirasi masyarakat untuk hidup berdampingan, mewujudkan keindahan perdamaian," tambah Menteri Yaqut.

KH Nasaruddin Umar yang turut hadir sebagai salah satu pembicara juga mengapresiasi setiap capaian yang diraih Kemenag RI di bawah pimpinan Menteri Yaqut. "Saya salut kepada Adinda Gusmen Yaqut, kualitasnya (program yang dicapai) semakin berbobot, dan membanggakan."

Dalam melihat video dokumenter berdurasi kurang lebih 40 menit itu, KH Nasaruddin juga berpesan agar karya yang membahas toleransi serta multikulturalisme semakin diperbanyak dengan proses yang sesuai dengan masyarakat. "Setuju dengan Gusmen (Yaqut), video seperti ini diperbanyak. Saya juga mengingatkan untuk membahasakan toleransi secara bertahap, jangan langsung ke tangga ke-4 atau ke-5, tapi bertahap di setiap anak tangganya."

"Hemat saya, toleransi itu jangan menyamakan yang berbeda dan jangan membedakan yang sama. Toleransi itu Sesungguhnya ada 4 poin, di antaranya (1) pengakuan tanpa pembenaran, (2) pembenaran tanpa pengakuan, (3) tanpa pengakuan dan pembenaran, dan (4) adanya pengakuan dan pembenaran," tambah KH Nasaruddin Umar.

Dengan prinsip lakum dinukum waliyaddin yang termaktub dalam Al-Qur'an surat Al-Kafirun ayat 6, KH Nasaruddin Umar memaparkan, bahwasanya apa yang disampaikan Kemenag melalui video dokumenter ini sudah baik. "Saya kira apa yang kita lakukan sudah benar, tapi membahasakannya ke masyarakat (perlu terus diperhatikan) seperti apa."

Dilansir dari Kemenag.go.id, kegiatan ini digagas oleh Biro Humas Data dan Informasi (Biro HDI) Sekretariat Jenderal Kemenag bekerjasama dengan Alif.id, dalam rangka memperkaya narasi Moderasi Beragama. “Pembuatan Video Dokumenter bertema multikulturalisme ini merupakan strategi kebudayaan untuk membangun masyarakat yang egaliter, rukun dan damai,” ungkap Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar Ali dalam laporannya.

Nizar juga menyampaikan harapnya terkait  video bertema multikulturalisme ini, semoga dapat menginspirasi serta menjadi manfaat bagi seluruh jajaran Kemenag dan masyarakat Indonesia secara luas. “Selain di lingkungan Kemenag, saya berharap praktek Moderasi Beragama ini bisa tersampaikan ke sekitar kita dan masyarakat luas tentunya,” ungkapnya. 

Terkait narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini selain KH Nasaruddin Umar, di antaranya Romo Antonius Suryadi dari Keuskupan Agung Jakarta, Pengampu Ngaji Ihya sekaligus narator video dokumenter Ulil Abshar Abdalla, serta Sutradara video dokumenter Yandi Jamhur. Diskusi bedah video dipandu oleh Founder Alif.id Susi Ivvaty. 

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini dihadiri oleh jajaran pejabat eselon I dan II pusat secara luring, serta Kakanwil Kemenag Provinsi dan Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia secara daring. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

 

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.