Foto: Dok. Media Istiqlal

Kajian Subuh Istiqlal: Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Admin 19 May 2025 Warta Istiqlal

Oleh: KH. Husni Ismail

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Menuntut ilmu adalah salah satu kewajiban utama dalam Islam. Kedudukan ilmu sangat tinggi, bahkan menjadi pembeda antara manusia yang berilmu dan yang tidak. Dalam Al-Qur’an surah Az-Zumar ayat 9 disebutkan:

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ
“Qul hal yastawilladzīna ya‘lamūna walladzīna lā ya‘lamūn”
Artinya: “Katakanlah, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (QS. Az-Zumar ayat 9)

Perumpamaan antara orang berilmu dan tidak berilmu ibarat terang dan gelap, seperti siang dan malam. Tentu tidak sama. Dalam kehidupan nyata, siapa pun yang berpikir secara jernih akan memahami bahwa ilmu adalah cahaya yang menuntun langkah manusia menuju kebenaran dan kebahagiaan, baik di dunia maupun akhirat.

Para ulama menegaskan:
مَنْ لَمْ يَذُقْ مُرَّ التَّعَلُّمِ سَاعَةً، تَجَرَّعَ ذُلَّ الْجَهْلِ طُوْلَ حَيَاتِهِ
“Barang siapa yang tidak sanggup menanggung pahit getirnya menuntut ilmu, maka ia akan merasakan pahitnya kebodohan sepanjang hidupnya.”

Islam tidak hanya mendorong umatnya untuk menuntut ilmu, tetapi menjadikannya sebagai kewajiban. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍ
“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan.”

Pentingnya ilmu juga ditegaskan dalam sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam:

اطْلُبُوا الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ
“Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahad.”

Nabi shalallahu 'alaihi wa salam juga bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan jalannya menuju surga.” (HR. Muslim)

Imam Syafi’i rahimahullah berkata:

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا مَعًا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
“Barang siapa yang menginginkan dunia, maka hendaklah ia dengan ilmu. Barang siapa yang menginginkan akhirat, maka hendaklah ia dengan ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan keduanya, maka juga harus dengan ilmu.”

Ilmu tidak hanya terbatas pada pengetahuan keagamaan semata, tetapi juga meliputi ilmu dunia. Semua bentuk pengetahuan yang bermanfaat dan mendekatkan diri kepada Allah termasuk dalam kategori ilmu yang dianjurkan. Namun, ilmu agama tetap menjadi fondasi utama agar semua aktivitas duniawi kita berada dalam koridor syariat.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya tentang agama.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pentingnya ilmu dalam kehidupan juga terlihat dalam doa yang sering kita panjatkan:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Dengan ilmu, seseorang dapat menjalani kehidupan dengan kesadaran, bukan sekadar mengikuti arus. Ilmu memberikan pencerahan, memandu keputusan, dan membentuk perilaku. Ilmu juga melahirkan rasa syukur, karena dengan ilmu kita mengenal nikmat Allah, dan dengan ilmu pula kita mampu membalas nikmat itu dengan amal yang sesuai dengan tuntunan-Nya.

Menuntut ilmu adalah investasi yang tidak akan pernah merugi, baik di dunia maupun di akhirat. Ia adalah jalan kebahagiaan, sumber kekuatan, dan cahaya kehidupan. Setiap muslim hendaknya menjadikan menuntut ilmu sebagai bagian dari gaya hidupnya sehari-hari.

Sumber: https://www.youtube.com/live/v2ExkpSk4Dw?si=CJ5zPw5j22uXBqyh (DIKA/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.