Foto: Dok. Media Istiqlal

Hikmah: Keuntungan Menjadi Umat Islam

Admin 03 Apr 2023 Warta Istiqlal

Oleh : Dr. Abdul Rosyid TH, M.Pd

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Umat Islam adalah umat spesial, mendapat gelar dari Allah subhanahu wata'ala sebagai ummatan wasathan (moderat/pertengahan). Kenapa dikatakan umat spesial? Karena hanya umat Islam yang mendapat banyak keuntungan sedangkan umat lain tidak mendapatkan keuntungan.

Apa saja yang didapat oleh umat Islam dari Allah subhanahu wata'ala? Berikut di antaranya:

1. Ridha Allah subhanahu wata'ala

Pertama, Allah subhanahu wata'ala berfirman dalam Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 19,

اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُ ۗ

Artinya: "Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah ialah Islam." (QS. Ali Imran ayat 19)

Inna diina indallahil Islam “Sesungguhnya agama yang dirihai Allah adalah agama Islam”. Bukan berarti agama yang lain tidak mendapat ridha dari Allah subhanahu wata'ala.

Untuk saat ini dan sampai kiamat agama yang diridhai Allah subhanahu wata'ala adalah agama Islam dikarenakan umat Islam tidak mempersekutukan Allah subhanahu wata'ala, landasannya adalah Al-Qur'an surat Al-Ikhlas ayat 1, قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ (Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.)

Terbukti ibadah yang dilakukan umat Islam adalah ibadah yang tidak mempersekutukan tuhan, Tuhan itu hanya satu dan Tuhan itu Esa. Maka pantas agama yang diridhai Allah subhanahu wata'ala adalah agama Islam.

2. Hanifam Muslimaa

Kedua, hanifam Muslimaa. Kalimat persaksian bahwa Islam adalah ajaran lurus dan keselamatan. Ajaran ini sudah dibawa oleh nabi-nabi terdahulu, dalam konteks Hanif merupakan moto tauhid yang diusung oleh Nabi Ibrahim AS.

Dalam banyak kisah, Nabi Ibrahim AS menentang kemusyrikan dengan dibuktikan menghancurkan berhala, tidak menyembah matahari, bulan dan bintang. Ajaran lurus dan selamat adalah ajaran tauhid dan Nabi Ibrahim AS diapresiasi oleh umat Islam, setiap dalam bacaan tasyahud selalu dibaca shalawat Ibrahimiyyah sebagai tanda cinta dan penghormatan umat Islam kepada Nabi Ibrahim AS.

3. Rahmat Bagi Seluruh Alam

Ketiga, Allah subhanahu wata'ala berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya ayat 107,

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

"Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam."

Nabi SAW umat Islam diutus untuk seluruh alam, artinya jangkauan dakwah Nabi Muhammad SAW untuk semua makhluk yang ada di alam semesta ini. Kalau ditemukan bangsa atau makhluk lain di luar bumi dan ia beriman kepada Allah subhanahu wata'ala dan Nabi Muhammad SAW maka makhluk itu adalah umat Islam.

Karena dakwah yang Rasulullah SAW sampaikan hingga ke ujung langit ini menjadi sebuah mu’jizat bagi Rasulullah SAW. Seperti peristiwa isra mi’raj adalah perjalanan makhluk bumi menuju langit, maka makhluk-makhluk langit mengetahui bahwa ada makhluk bumi yang memasuki langit.

4. Ibadah Puasa Ramadhan

Allah subhanahu wata'ala berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah [2]: 183)

Keempat, “Kutiba ‘alaikumus shiyam: diwajibkan atas kamu berpuasa (Ramadhan)."

Umat Islam mendapatkan keuntungan selanjutnya yaitu ibadah puasa sebulan penuh berbeda dengan syariat umat terdahulu, Nabi Daud AS puasanya dikenal dengan puasa Daud dilakukan secara berselingan hari sepanjang tahun, Nabi Isa AS puasanya dikenal dengan puasa 50 hari sepanjang tahun dilakukan selama 24 jam.

Keringan ibadah Shiyam umat nabi Muhammad SAW tapi ganjarannya melebihi ibadahnya umat nabi-nabi terdahulu dikarenakan pada ibadah puasa umat Nabi Muhammad SAW adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an. Maka puasa Ramadhan menjadi ibadah puasa terunggul dibandingkan puasa umat-umat terdahulu.

5. Ramadhan, Bulan Diturunkannya Al-Qur'an

Allah subhanahu wata'ala berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 183,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur." (QS. Al-Baqarah ayat 185)

Kelima, "Syahru romadhona unzila fiihil qur’an" di bulan Ramadhan selain perintah wajib ibadah puasa, juga bulan diturunkannya Al-Qur’an.

Umat Islam mendapat keuntungan kembali dengan syariat puasa, diistilahkan dengan ibadah VIP karena bulan Ramadhan menjadi ibadah kolaborasi antara puasa dengan Al-Qur’an. Maka dianjurkan di bulan Ramadhan memperbanyak membaca Al-Qur’an

Dari kelima keuntungan yang didapat umat Islam, sepatutnya umat Islam bangga serta menjaga ajarannya dan merugi umat Islam yang sampai saat ini statusnya hanya Islam KTP; ia tidak sholat, tidak puasa, tidak zakat, tidak haji, tidak beramal shaleh, tidak taat kepada Allah, tidak berbakti kepada kedua orang tua. Mungkin benar yang dikata KH. Zainuddin MZ, ada golongan umat Islam yang nanti masuk surga hanya KTP nya saja. (FITRI/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.